Penginapan Hanok Terbaik di Korea

hanok1

Musim dingin adalah musim sepi liburan di Korea. Suhu udara di siang hari tetap di bawah titik beku dan salju yang turun menyebabkan kemacetan dan seringkali melumpuhkan kota besar.

Namun inilah saat terbaik untuk menikmati pemandangan musim dingin di provinsi-provinsi Korea. Penginapan “Hanok” di penjuru negeri menawarkan relaksasi yang sesungguhnya untuk siapapun yang ingin menyepi dari keramaian di resort ski atau pemandian air panas.

Korea Tourism Organization (KTO) baru-baru ini merekomendasikan akomodasi hanok (rumah tradisional Korea) terbaik untuk wisatawan di musim dingin.

Ssangsanjae di Gurye

Ssangsanjae, terletak diantara Gunung Jiri dan Sungai Seomjingang, konon adalah tempat Doseon Guksa, biksu Buddha Korea yang merumuskan prinsip feng shui Korea. Terletak di Desa Sansa, Provinsi Jeollanam-do, Ssangsanjae telah menjadi rumah utama untuk klan Oh selama sekitar 200 tahun. Penginapan hanok ini terdiri atas bangunan-bangunan terpisah yang digunakan sebagai dapur, ruang tamu, ruang belajar dan lebih dari 16.500 m2 rumah tinggal.

Desa Hanok Cheongsong

Desa hanok di Cheongsong, Provinsi Gyeongsangnam-do, tidak punya televisi di ruang tamunya. Namun, para tamu akan diajak bermain permainan rakyat tradisional di halaman, berjalan-jalan di pedesaan atau membaca buku di ruang-ruang dengan sistem pemanasan tradisional “ondol”.

hanok2

Yeongwol Jogyeondang dan Ugujeong Hanok

Hanok Jogyeondang dan Ugujeong di Yeongwol terdaftar sebagai aset budaya Provinsi Kangwon-do dan memiliki gaya yang cukup berbeda. Jogyeongdang, dimiliki oleh klan Kim, mengkombinasi gaya lama dan baru. Rumah penginapan itu telah direnovasi untuk mengakomodasi kebutuhan kehidupan modern. Rumah itu juga menggelar program untuk tamu, seperti dongeng yang diceritakan oleh wanita tua di keluarga itu dan upacara minum teh. Sedangkan Hanok Ugujeong tetap dijaga kelestariannya sampai sekarang. Terdiri atas 3 tipe rumah, hanok itu menawarkan citarasa kehidupan yang nyaman di pedesaan Korea.

Kediaman Kerajaan Joseon

Didirikan di tanah Universitas Sungkyunkwan di Seoul dan merupakan kediaman keluarga kerajaan Joseon di masa lalu, hanok ini kemudian dipindah ke bagian utara kota Yeoncheon, Provinsi Gyeonggi-do. Setelah direnovasi, hanok ini mulai menawarkan akomodasi untuk turis. Hanok ini dibangun pada tahun 1800an dan dulunya dimiliki oleh Lee Geun, cucu Raja Gojong dari dinasti Joseon. Hanok tersebut direstorasi dengan material alami untuk mempromosikan gaya hidup tradisional Korea. Hanok itu juga menghadap ke persawahan Yeoncheon.

Hanok itu juga dekat dengan tempat wisata alam, seperti Tebing Jusangjeolli yang berdekatan dengan tempat Sungai Imjingang dan Hantangang bertemu. Ada juga Museum Prasejarah Jeonggok yang menawarkan sekelumit gambaran kehidupan prasejarah di Korea.